Sail Tomini 2014

Menuju Sail Tomini 2014

Parade Perahu Nelayan (Perahu tradisional)

Perjuangan panjang pemerintah Sulawesi Tengah untuk menjadi tuan rumah penyelenggara Sail Tomini menemukan titik terang setelah Gubernur Sulawesi Tengah Drs. H Longki Djanggola, MSi mempresentasikan rencana itu di hadapan Menteri Koordinator Kesejahteraan rakyat Agung Laksono awal Maret 2012.

Gubernur Longki Djanggola mengajak sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dalam pertemuan itu, sementara Menko Kesra menghadirkan para pejabat teras dari Kemenkokesra dan kementerian terkait untuk mendengarkan dan menanggapi paparan gubernur.

Sejumlah keputusan penting telah dihasilkan dalam dialog itu antara lain (1) Penyelenggaraan Sail Tomini direncanakan pada bulan Agustus atau September 2014 yang akan diintegrasikan dengan penyelenggaraan CTI (Coral Trianggle Iniciative) Confrences 2014 di Manado Sulawesi Utara. (2) Pusat Penyelenggaraan Sail adalah Ampana, Ibu Kota Kabupaten Tojo Unauna, Sulawesi Tengah dengan pertimbangan gugusan Kepulauan Togian sebagai daya tarik yang layak dijual dan ditunjang oleh beberapa wilayah tetangga sekitarnya. (3) Diperlukan kesiapan daerah untuk menyempurnakan rancangan penyelenggaraan, rancangan pengembangan infrastruktur termasuk memperjuangkan Kepres Penyelenggaraan Sail Tomini 2014.

Perjuangan Panjang

Sail Tomini digagas pertama kalinya pada tahun 2008 dan setelah menunggu cukup lama, sekitar empat tahun gagasan tersebut mendapat respon dari pemangku kepentingan yang ditandai dengan dilaksanakannya Workshop Menggagas “Sail Tomini 2013” pada 6–8 Desember 2011 bertempat di Convention Hall Silae Beach Hotel Palu.

Workshop tersebut dibuka Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola dengan pembicara utama Dirjen Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan Syahrin Abdurrachman mewakili Menteri Kelautan dan Perikanan RI.

Hadir dalam workshop antara lain perwakilan 11 kementrian terkait, pejabat yang mewakili tiga gubernur dan 15 bupati/wali kota se-kawasan Teluk Tomini serta sejumlah pemangku kepentingan (stakeholders) lainnya.

Salah satu keputusan penting dalam workshop tersebut adalah rencana penyelenggaraan Sail Tomini di tahun 2014 dengan tuan rumah Provinsi Sulawesi Tengah. Rencana penyelenggaraan tersebut mundur satu tahun dari rencana semula 2013 dengan pertimbangan yang sangat teknis bahwa pada tahun itu telah diagendakan penyelenggaraan Sail Komodo 2013, meskipun dalam workshop ada pemikiran menggabungkan Sail Komodo dan Sail Tomini. Namun kemudian timbul pemikiran bahwa bila penggabungan itu direalisasi, maka tidak akan fokus dan tidak optimal. Ini belajar dari pengalaman menggabungkan penyelenggaraan Sail Wakatobi dan Sail Bangka Belitung.

Hasil workshop selanjutnya ditindaklanjuti oleh surat Gubernur Sulawesi Tengah ke Presiden RI Nomor: 523/236/Diskanlut Tanggal 07 Desember 2011 yang tembusannya kepada 12 kementrian yang terkait langsung. Selanjutnya Sekretaris Kabinet Dipo Alam merespon surat gubernur tersebut dan menyampaikan surat ke Menko Kesra sebagai koordinator penyelenggara Sail di tingkat nasional dengan nomor B-134/Seskab/II/2012 tertanggal 20 Februari 2012 yang intinya meminta Menkokesra kiranya rencana Sail Tomini 2014 dibahas bersama pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah sebelum dilaporkan ke Presiden.
Berlandaskan surat itu, maka tanggal 5 Maret 2011 Menko Kesra bersama jajaranya menerima Gubernur Sulawesi Tengah untuk membicarakan masalah Sail Tomini tersebut.

Peluang

Sail Tomini 2014 Insyah Allah menjadi agenda Nasional yang berskala internasional sehingga momentum ini akan menjadi kesempatan yang berharga bagi wilayah di kawasan teluk Tomini yang terdiri atas tiga provinsi dan 15  kabupaten/kota. Sebanyak 11 darei 15 kabupaten/kota itu berada di Provinsi Sulawesi Tengah.

Dengan Sail Tomini tersbeut, akan lahir sejumlah peluang yang memiliki efek domino (multiplier effect) luas yang nantinya bermuara kepada pembangunan ekonomi maupun kesejahteraan rakyat.

Setidaknya ada sejumlah program dan kegiatan yang akan diimplementasikan pada event itu di antaranya (a) Yacht Rally; kegiatan ini akan menempuh rute dari Australia ke Teluk Tomini, melitasi teluk Tolo yang merupakan bagian dari Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) III diikuti sekitar 10 negara memanfaatkan kapal-kapal ex Sail di Indonesia.

(b) Fleet Review; parade Tallships statis di area lego jangkar yang diikuti oleh perwakilan negara–negara sahabat yang ditandai dengan momentum openships di mana masyarakat diberi kesempatan untuk berkunjungan ke kapal-kapal tersbeut.

(c) Tomini 2014 Business Forum and Exhibition dengan kegiatan launching implementasi program terkait Master Plan Percepatan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) Regional Sulawesi, khususnya di sekitar Teluk Tomini.

(d) Pameran pembangunan yang diikuti tiga provinsi dan 15 kabupaten/kota serta wilayah administrasi lain yang diundang di Kota Palu.

(e) Seminar Investasi dan isnis melibatkan pemerintah pusat dan daerah dan swasta. (f) Tomini 2014 Diving Festival, merupakan festival selam internasional, mengundang peselam dunia dan peserta fleet review pada salah satu titik penyelaman massal.

(g) Festival Budaya; masing-masing dilaksanakan oleh tiga Provinsi dan 15 kab/kota dengan mengangkat budaya dari masing daerah termasuk musik tradisional  (h) Olahraga Bahari, dilaksanakan dalam bentuk lomba dan pertandingan antara lain lomba renang antarpulau, lomba memancing (fishing sport), lomba layar tradisonal, lomba jet ski, lomba lukis bahari dan loba foto bahari.

(i) Bazaar, menghadirkan jajanan tradisional, souvernir dan multi produk hasil industri kreatif dari tiga provinsi dan 15 kabupaten/kota serta wilayah administrasi lain yang diundang.

(j) Entertainment; panggung hiburan yang akan menghadirkan artis-artis dari ibu kota Jakarta dan terbuka bagi seluruh pengunjung berupa festival musik.

Berangkat dari sejumlah program dan kegiatan yang direncanakan itu, maka setidaknya kesemuanya menjadi informasi awal kepada seluruh masyarakat regional, nasional dan internasional sehingga ada kesiapan yang mantap bila tertarik mengikutinya.

Selanjutnya informasi ini diharapkan menjadi pemicu investasi bagi investor yang akan membangun fasilitas akomodasi, restoran dan sejumlah sarana pendukung lainnya di kawasan Teluk Tomini umumnya, khususnya di Sulawesi Tengah.

Hal yang tidak kalah pentingnya bahwa di bawah koordinasi Menko Kesra, paling tidak sebelas kementerian terkait akan memfasilitasi pembangunan infrastruktur dasar dan penunjang lainnya berdasarkan kewenangannya.

Tantangan

Disadari bahwa masih tersisa sejumlah pekerjaan rumah yang harus diselesaikan berkaitan dengan rencana penyelenggaraan Sail Tomini 2014, di antaranya adalah (1) Melahirkan Kepres penyelenggaraan Sail Tomini 2014 sebagai dasar legalitas formal untuk menyusun rencana di tingkat pusat maupun daerah.  Semakin cepat Kepres itu lahir, maka akan semakin baik karena waktu yang tersisa masih sekitar dua tahun.

(2) Membangun dan meningkatkan koordinasi antartiga provinsi dan 15 kabupaten se-kawasan Teluk Tomini serta koordinasi dengan Pemerintah Pusat; (3) Upaya Sosialisasi pada tataran lokal serta promosi ke tingkat nasional dan internasional menggunakan sejumlah instrument media dan (4) menciptakan kesan pada level nasional dan internasional bahwa Sulawesi Tengah siap menjadi tuan rumah yang baik.

Diyakini bahwa pekerjaan rumah ini dapat diselesaikan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah periode 2011- 2016 dalam rangka mewujudkan visi sejajar dengan provinsi maju di Kawasan Timur yang sudah barang tentu mendapat dukungan politis dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah.

Terdapat sejumlah indikasi yang membuat kita yakin bahwa Sail Tomini ini akan sukses di antaranya adalah perjuangan yang panjang sejak 2008 sampai sekarang yang terus dilakukan sehingga mendapat respon dari pemerintah pusat.  Demikian pula kepada dukungan anggaran untuk menuju Sail Tomini 2014 dan terakhir munculnya respon positif dan dukungan masyarakat terhadap rencana penyelenggaraan Sail Tomini 2014 di Sulawesi Tengah.

By: DR. Ir. H Hasanuddin Atjo, MP Antara News.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: