evolusi atau penciptaan??

Pernahkah Anda bertanya-tanya tentang asal-usulnya manusia ….? Benarkah adam dan hawa adalah manusia pertama…?
Manusia adalah makhluk yang sempurna, lebih unggul daripada makhluk apapun yang pernah dibuat / diciptakan, seperti halnya makhluk yang lain, manusia benar-benar muncul dari suatu kehidupan awal yang berasal dari penciptaan, beberapa ilmu-an yang Anti Tuhan berpendapat bahwa sebuah ledakan disengaja dan gerakan materi di suatu tempat di alam semesta suatu tempat, bisa menciptakan makhluk hidup, sesuatu yang begitu sempurna memang terjadi dengan sendirinya, manusia dan yang lainnya benar-benar makhluk evolusi, proses pengembangan diri, nenek moyang kita sebenarnya dari genus kera.
Pernyataan tersebut diatas telah banyak dimasukkan kedalam otak – otak generasi kita , pernyataan – pernyataan yang mengingkari adanya Sang Pencipta dan Kekuasaan-Nya. melalui pendidikan umum yang sejatinya sudah berlangsung selama berabad-abad. Genarasi ini telah tanpa sadar dicuci otak dan dipaksa untuk menerima suatu teori yang tidak terbukti , seolah – olah teori tersebut benar adanya. dengan ancaman – ancaman yang tidak juga disadari yakni , NILAI RAPORT Rendah atau TIDAK NAIK KELAS.
Banyak orang saat ini percaya bahwa kehidupan muncul dari materi tak hidup program bebas dan kebetulan. Bahkan, kehidupan dengan cara apapun hal ini bisa terjadi, hal ini kemudian ditempatkan dalam suatu teori – teori lanjutan dengan pembuktian – pembuktian yang tidak pernah ada sama sekali, namun anehnya hal ini terus dianggap benar.
Sungguh menakjubkan memang bagaimana fitnah dajjal merasuki generasi – generasi saat ini ,bahkan tidak tanggung – tanggung , ahli al quran dan hadistpun banyak yang terjebak didalamnya tentunya dengan menukilkan beberapa ayat – ayat al quran, sehingga terkesan bahwa mereka membawa misi untuk membedah al quran.
Atau kita memiliki pekerjaan yang sangat baik dari Pencipta kita, yang tertulis di dalam Alkitab? Hanya ada dua penjelasan tentang asal-usul kehidupan. Teori evolusi, yang didasarkan pada asumsi ilmiah dan pengandaian. Atau fakta penciptaan yang dicatat dalam buku Alkitab tertua di planet ini.
Banyak ilmuwan bersalah atas disinformasi yang dimasukkan kedalam pikiran orang-orang naif. Di bawah jubah terminologi ilmiah tersembunyi kebenarannya. fantasi realistis dan penipuan mendampingi dan  mengklaim bahwa ilmu yang satu ini adalah benar.
Sebuah ide yang fantastis dan menggelikan tentang bagaimana sel-sel yang dibentuk oleh fluktuasi acak dalam bahan non-hidup, dan kemudian berkembang lebih lanjut untuk ikan dan binatang lain serta manusia, tidak hanya omong kosong, tetapi juga sebuah tragedi besar. Hal ini secara tidak langsung membetulkan bahwa teori evolusi mulai lebih dipercaya pada abad paling berdarah dalam sejarah kehidupan manusia. Keyakinan, palsu didasarkan pada kebohongan tumpul hati nurani manusia yang menyeret umat manusia ke dalam ateisme ilmiah serta memberikan ruang untuk masyarakat keseluruhan untuk saling membunuh dengan ke-egoisan dan ketidak perdulian mereka.

Tidak aneh kalau kebenaran yang diungkap ilmu pengetahuan ini mengecewakan sebagian ilmuwan dan akan terus demikian. Mereka adalah ilmuwan yang menyamakan ilmu pengetahuan dengan materialisme; mereka adalah orang-orang yang meyakini bahwa ilmu pengetahuan dan agama tidak dapat seiring, dan menjadi orang yang “berilmu pengetahuan” sama dengan menjadi ateis. Mereka telah dilatih untuk percaya bahwa alam semesta dan semua kehidupan di dalamnya dapat dijelaskan sebagai kejadian kebetulan, sekali tanpa adanya kehendak atau rancangan. Ketika orang-orang itu menemui fakta penciptaan yang jelas, ketidakpercayaan dan kebingungan mereka merupakan hal yang wajar, dan akan diarahkan kepada adanya suatu kebetulan atau mengada – ada.

Kebenaran tak terbantahkan yang dapat kita capai dengan menggunakan kecerdasan kita. Allah mengungkapkan kenyataan ini dalam kitab suci-Nya, Al Quran, yang telah diwahyukan empat belas abad yang lalu sebagai penerang jalan bagi kemanusiaan. Allah menyatakan bahwa Dia telah menciptakan alam semesta dari ketiadaan, untuk suatu tujuan khusus, serta dilengkapi dengan semua sistem dan keseimbangannya yang dirancang khusus untuk kehidupan manusia.

Wallahu A’lam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: